modulajarku.com – Bayangkan sebuah kelas di mana siswa tidak hanya menghafal konsep IPA dan IPS, tetapi juga memahami keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari.
Misalnya, saat membahas ekosistem, mereka tidak hanya belajar tentang rantai makanan, tetapi juga bagaimana perubahan iklim memengaruhi petani di desa sekitar.
Inilah esensi dari Modul Ajar IPAS berbasis Deep Learning: membawa siswa pada pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan mendalam.
IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dalam Kurikulum Merdeka adalah mata pelajaran integratif yang menghubungkan sains dengan realitas sosial.
Dengan pendekatan deep learning, siswa diajak untuk tidak sekadar tahu, tetapi mampu berpikir kritis, berkolaborasi, dan menemukan solusi.
Untuk mendapatkan contoh Modul Ajar IPAS, di bawah ini kami sediakan selengkap mungkin. Jika membutuhkan, silahkan unduh melalui tautan yang kami sediakan:
Dapatkan juga: Perangkat Ajar Deep Learning IPAS Semua Kelas Kurikulum Merdeka
Modul ajar adalah perangkat pembelajaran lengkap yang memuat tujuan, materi, metode, dan asesmen yang membantu guru dalam mengelola pembelajaran. Modul ajar IPAS Kurikulum Merdeka menekankan keterpaduan konsep alam dan sosial agar siswa memperoleh pemahaman utuh.
Deep learning di sini bukan tentang algoritma AI, melainkan pendekatan pembelajaran mendalam. Artinya, siswa:
Dengan kata lain, deep learning membantu siswa menginternalisasi ilmu pengetahuan, bukan hanya mengingatnya.
Pak Budi adalah guru IPAS di sebuah sekolah dasar di Yogyakarta. Ia menggunakan modul ajar berbasis deep learning dengan tema “Air untuk Kehidupan”.
Alih-alih hanya menjelaskan siklus air, Pak Budi mengajak siswa mengamati sungai di sekitar sekolah. Mereka mencatat data debit air, membandingkan dengan musim kemarau dan hujan, lalu berdiskusi tentang dampak kekeringan terhadap petani.
Hasilnya, siswa tidak hanya paham siklus air, tetapi juga mengerti bahwa menjaga lingkungan berarti menjaga kehidupan sosial.

1. Gunakan Konteks Lokal
Ambil topik dari lingkungan sekitar, misalnya pertanian, budaya, atau masalah sosial.
2. Kolaborasi Antarmapel
Integrasikan IPAS dengan Matematika (data), Bahasa Indonesia (laporan), atau Seni (poster).
3. Teknologi Sebagai Alat Bantu
Gunakan aplikasi sederhana untuk membuat grafik atau simulasi.
4. Pembelajaran Berbasis Proyek
Ajak siswa membuat kampanye hemat energi atau menjaga lingkungan sekolah.
IPAS biasa lebih banyak fokus pada pengetahuan faktual, sedangkan IPAS Deep Learning mendorong siswa mengaitkan konsep dengan kehidupan nyata dan berpikir kritis.
Ya, modul ajar IPAS bisa disesuaikan dengan jenjang, mulai dari kelas 3 hingga kelas 6 SD/MI.
Guru bisa menggunakan contoh dari platform Merdeka Mengajar, lalu menyesuaikan dengan konteks lokal sekolah.
Tidak selalu. Lingkungan sekitar bisa menjadi laboratorium belajar paling efektif.
Orang tua bisa mendampingi anak dalam proyek rumah, seperti menghemat air atau membuat kompos.
Modul Ajar IPAS Deep Learning adalah inovasi penting dalam Kurikulum Merdeka. Dengan pendekatan mendalam, siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia nyata. Guru menjadi fasilitator pembelajaran bermakna, siswa menjadi subjek aktif, dan sekolah menjadi pusat pembelajaran yang hidup.
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Terima kasih atas partisipasinya, semoga menjadi keberkahan bagi kami dan Anda semua.