modulajarku.com – Bayangkan seorang guru yang masuk kelas dengan membawa sebuah eksperimen sederhana: dua gelas air, satu berisi garam, satu lagi kosong. Guru meminta siswa untuk melarutkan garam dan mengamati perubahannya. Dari sini, diskusi berkembang: mengapa air bisa melarutkan garam?, apa yang terjadi pada partikel-partikelnya?
Inilah esensi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): menghubungkan sains dengan kehidupan nyata. Di era Kurikulum Merdeka, Modul Ajar menjadi pegangan penting agar pembelajaran lebih terarah, kontekstual, dan sesuai dengan capaian pembelajaran (CP).
Namun, ada satu pendekatan yang kini banyak dibicarakan: Deep Learning. Bukan sekadar “mendengar–mencatat–mengingat”, tetapi bagaimana siswa berpikir mendalam, mengaitkan konsep, dan mampu memecahkan masalah.
👉 Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Modul Ajar IPAS Kelas 6 Deep Learning, mulai dari struktur, contoh penerapan, hingga strategi praktis untuk guru.
Download Modul Ajar IPAS Kelas 6 SD/MI Deep Learning
Untuk mendapatkan contoh modul ajar IPAS deep learning Kelas 6 SD/MI, silahkan unduh secara gratis melalui tautan yang kami sediakan di bawah ini :
Bab 1- Bagaimana Tubuh Kita Bergerak
Bab 2- Cerita tentang Indonesia Kita
Bab 3- Pelesir Keliling Dunia
Bab 4- Indonesia dan Masyarakat Dunia
Bab 5- Menjelajahi Bumi dan Antariksa
Bab 6- Gawat! Benarkah Energi di Bumi akan Habis
Bab 7- Bumi Kita Terancam Bahaya
Bab 8- Proyek Akhir IPAS
Dapatkan juga: Perangkat Ajar IPAS Kelas 6 SD/MI Deep Learning Kurikulum Nasional
Apa Itu Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka?
Modul Ajar adalah perangkat pembelajaran yang berisi:
- Tujuan Pembelajaran (TP): hasil belajar yang ingin dicapai.
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): urutan logis yang memandu guru.
- Kegiatan Belajar: aktivitas yang mendorong eksplorasi, diskusi, dan eksperimen.
- Asesmen: cara menilai ketercapaian siswa, baik kognitif maupun sikap.
Dengan kata lain, Modul Ajar adalah “peta perjalanan” guru dalam mengajar.
📌 Untuk Kelas 6, IPAS mencakup tema besar seperti:
- Energi dan perubahannya
- Sumber daya alam dan lingkungan
- Interaksi sosial dalam masyarakat
- Teknologi dan kehidupan sehari-hari
Deep Learning dalam Pembelajaran IPAS
Apa Bedanya dengan Surface Learning?
- Surface Learning: siswa hanya menghafal fakta. Contoh: “Air mendidih pada 100°C.”
- Deep Learning: siswa mencari mengapa dan bagaimana. Contoh: “Mengapa tekanan udara memengaruhi titik didih air?”
Deep Learning menekankan:
- Keterkaitan antar konsep
- Pemahaman yang mendalam
- Penerapan nyata dalam kehidupan
Dalam konteks IPAS, Deep Learning membuat siswa tidak hanya tahu rumus, tetapi juga mampu berpikir kritis saat menghadapi masalah di dunia nyata.
Struktur Modul Ajar IPAS Kelas 6 Deep Learning
Berikut contoh struktur modul:
1. Identitas Modul
- Nama Modul: Energi Alternatif dan Lingkungan
- Jenjang: SD/MI Kelas 6
- Alokasi Waktu: 6 JP
2. Capaian Pembelajaran (CP)
Siswa mampu menjelaskan berbagai sumber energi, dampaknya terhadap lingkungan, serta membuat proyek kecil pemanfaatan energi ramah lingkungan.
3. Tujuan Pembelajaran (TP)
- Mengidentifikasi perbedaan energi terbarukan dan tak terbarukan
- Menjelaskan dampak penggunaan energi fosil
- Mendesain model sederhana pemanfaatan energi matahari
4. Materi Inti
- Konsep energi dan perubahan bentuknya
- Energi fosil vs energi terbarukan
- Contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari
5. Kegiatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Eksperimen: siswa membuat oven tenaga surya sederhana dari kardus dan alumunium foil.
- Mengamati: bagaimana panas matahari terperangkap.
- Menanya: mengapa suhu dalam kardus meningkat?
- Menalar: konsep energi panas dan radiasi.
- Mencoba: membandingkan dengan sumber energi lain.
- Merefleksi: apa manfaat energi matahari bagi lingkungan.
6. Asesmen
- Formative: jurnal refleksi siswa, pertanyaan diskusi.
- Sumatif: laporan proyek oven tenaga surya.
Strategi Mengajar Modul Ajar IPAS dengan Deep Learning
- Storytelling Ilmiah
Guru bisa membuka pelajaran dengan cerita, misalnya kisah anak yang tinggal di daerah terpencil dan menggunakan panel surya untuk belajar di malam hari.
- Proyek Kolaboratif
Siswa bekerja dalam kelompok untuk merancang alat sederhana yang memanfaatkan energi alternatif.
- Pertanyaan Tingkat Tinggi (HOTS)
Alih-alih bertanya “Apa itu energi matahari?”, guru bisa bertanya:
👉 “Bagaimana jika energi fosil habis? Apa dampaknya bagi kehidupan kita?”
- Refleksi Harian
Siswa diajak menulis catatan singkat tentang apa yang dipelajari hari itu dan bagaimana menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
Yang perlu diketahui
Contoh Modul Ajar IPAS Kelas 6 Deep Learning (Ringkas)
Tema: Air dan Kehidupan
- Tujuan: siswa mampu menjelaskan siklus air, dampak pencemaran air, dan membuat model filtrasi air sederhana.
- Kegiatan Deep Learning:
- Diskusi tentang krisis air bersih di berbagai daerah.
- Eksperimen membuat filter air dengan pasir, kerikil, dan arang.
- Refleksi: mengapa menjaga kebersihan sungai itu penting?
- Asesmen: laporan eksperimen + presentasi kelompok.
Manfaat Modul Ajar Deep Learning untuk Siswa
- Meningkatkan Critical Thinking
Siswa terbiasa bertanya “mengapa” dan “bagaimana”, bukan sekadar “apa”.
- Mendorong Kreativitas
Dengan proyek sederhana, siswa belajar merancang, mencoba, dan mengevaluasi.
- Kesiapan Abad 21
Membiasakan siswa bekerja kolaboratif, berkomunikasi, dan memecahkan masalah.
- Pembelajaran Kontekstual
Siswa merasa ilmu yang dipelajari relevan dengan kehidupannya.
Tantangan dan Solusi dalam Menerapkan Deep Learning di IPAS
- Tantangan: keterbatasan waktu, fasilitas eksperimen, dan kesiapan guru.
- Solusi:
- Gunakan eksperimen sederhana dengan bahan di sekitar rumah.
- Manfaatkan teknologi digital (video simulasi, animasi interaktif).
- Guru perlu kolaborasi dan berbagi praktik baik melalui komunitas belajar.
Modul Ajar IPAS Kelas 6 Deep Learning bukan hanya soal mengajar IPA dan IPS, tetapi tentang membekali siswa dengan cara berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.
Melalui eksperimen sederhana, diskusi mendalam, dan proyek nyata, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan di luar kelas.
Guru tidak lagi menjadi “sumber utama pengetahuan”, melainkan fasilitator yang membuka ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, bertanya, dan menemukan jawabannya sendiri.
📌 Jadi, jika Anda seorang guru Kelas 6, saatnya beralih ke modul ajar berbasis Deep Learning agar siswa tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga cerdas menghadapi kehidupan nyata.
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Terima kasih atas partisipasinya, semoga menjadi keberkahan bagi kami dan Anda semua.