Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap untuk Guru

Modulmerdeka.com – Kurikulum Merdeka membawa perubahan penting dalam pendekatan pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu mata pelajaran yang mendapat perhatian khusus di beberapa daerah adalah Bahasa Jawa.

Sebagai bagian dari muatan lokal, penyusunan Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas 1 SD memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan berbahasa dan budaya sejak dini.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap bagaimana menyusun modul ajar yang sesuai, komponen yang harus ada, serta panduan implementasi di kelas.

Download Modul ajar Bahasa Jawa kelas 1 SD Kurikulum Merdeka

Bagaimana cara mendowload modul ajar kelas 1 SD mata pelajaran Bahasa Jawa? Untuk mendapatkan atau mengunduh modul ajar kurikulum Merdeka Bahasa Jawa kelas 1 Semester 1 klik tautan di bawah ini:

Dapatkan juga: Perangkat Ajar Deep Learning Bahasa Jawa Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka

Pentingnya Modul Ajar dalam Kurikulum Merdeka

Modul ajar adalah perangkat ajar yang dirancang oleh pendidik sebagai acuan pelaksanaan pembelajaran.

Dalam Kurikulum Merdeka, guru memiliki fleksibilitas untuk menyusun dan menyesuaikan modul sesuai kebutuhan peserta didik, karakteristik sekolah, serta potensi lokal.

Oleh karena itu, penggunaan modul ajar tidak hanya mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga meningkatkan relevansi materi dengan konteks budaya setempat.

Bahasa Jawa sebagai muatan lokal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, identitas budaya, dan keterampilan komunikasi siswa. Untuk itu, modul ajar Bahasa Jawa harus dirancang secara sistematis agar dapat mendukung tujuan tersebut.

Komponen Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas 1 SD

Sesuai panduan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebuah modul ajar terdiri dari beberapa komponen penting, antara lain:

1. Identitas Modul

Bagian ini memuat informasi dasar seperti:

  • Nama sekolah
  • Nama guru
  • Kelas dan semester
  • Mata pelajaran: Bahasa Jawa
  • Alokasi waktu

2. Kompetensi Awal

Kompetensi awal menjelaskan prasyarat atau kemampuan dasar yang sebaiknya sudah dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran. Misalnya, kemampuan mengenal huruf Jawa dasar atau memahami sapaan dalam Bahasa Jawa.

3. Profil Pelajar Pancasila

Setiap modul ajar dalam Kurikulum Merdeka diharapkan mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dalam pembelajaran Bahasa Jawa, aspek seperti gotong royong, mandiri, dan bernalar kritis bisa ditanamkan melalui cerita rakyat, permainan tradisional, atau dialog sederhana.

4. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran disusun berdasarkan capaian pembelajaran (CP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Contohnya, “Siswa mampu menyebutkan kosakata anggota tubuh dalam Bahasa Jawa dengan pengucapan yang tepat.”

5. Pemahaman Bermakna

Bagian ini memberikan penjelasan tentang manfaat dari materi yang akan diajarkan. Misalnya: “Dengan belajar Bahasa Jawa, siswa dapat memahami budaya daerahnya dan berkomunikasi menggunakan bahasa ibu.”

6. Pertanyaan Pemantik

Pertanyaan pemantik digunakan untuk membangun rasa ingin tahu siswa. Misalnya: “Apa tembung krama dari kata ‘mangan’?” atau “Mengapa kita perlu belajar Bahasa Jawa?”

7. Kegiatan Pembelajaran

Ini adalah inti dari modul ajar, berisi aktivitas yang akan dilakukan siswa, langkah-langkah kegiatan guru, serta media atau alat bantu yang digunakan. Untuk siswa kelas 1 SD, kegiatan dapat meliputi:

  • Menyanyikan tembang dolanan
  • Bermain peran sederhana menggunakan dialog Bahasa Jawa
  • Mewarnai gambar dengan kosakata Bahasa Jawa

8. Asesmen

Guru perlu merancang asesmen formatif dan sumatif untuk mengetahui pencapaian belajar siswa. Bentuk asesmen bisa berupa:

  • Lisan: menyebutkan kata dalam Bahasa Jawa
  • Tertulis: mencocokkan gambar dengan kosakata
  • Praktik: bermain peran menggunakan tembung krama

9. Pengayaan dan Remedial

Pengayaan diberikan kepada siswa yang cepat memahami materi, sementara remedial untuk siswa yang mengalami kesulitan. Kegiatan bisa berupa permainan tambahan, kuis, atau latihan mengulang dialog.

10. Refleksi Guru dan Siswa

Bagian ini penting untuk mengevaluasi proses pembelajaran dan sebagai dasar perbaikan kegiatan belajar di masa mendatang.

Contoh Materi dalam Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas 1 SD

Berikut ini adalah beberapa contoh materi yang dapat dimasukkan ke dalam modul ajar Bahasa Jawa kelas 1:

  • Tema: Kenalan Sekolahku
    • Kosakata: sekolah (sekolah), guru (guru), kanca (teman), dolanan (bermain)
    • Dialog sederhana: “Jenengmu sapa?” – “Jenengku Sinta.”
  • Tema: Anggota Tubuh
    • Kosakata: sirah (kepala), tangan (tangan), sikil (kaki)
    • Lagu dolanan: “Gundul-Gundul Pacul”
  • Tema: Keluarga
    • Kosakata: bapak (ayah), ibu (ibu), adhik (adik), kakang (kakak)
    • Kegiatan: Menggambar silsilah keluarga dan menyebutkannya dalam Bahasa Jawa

Strategi Efektif Menggunakan Modul Ajar di Kelas

Dalam implementasinya, guru perlu mempertimbangkan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan siswa kelas 1. Berikut beberapa tips:

  • Gunakan media visual dan audio seperti gambar, lagu dolanan, dan video pendek.
  • Libatkan siswa dalam aktivitas yang bersifat motorik seperti bernyanyi, menggambar, atau bermain peran.
  • Gunakan Bahasa Jawa dalam percakapan sederhana di kelas untuk membiasakan siswa.
  • Lakukan evaluasi secara berkala dan beri umpan balik yang membangun.

Manfaat Modul Ajar Bahasa Jawa yang Baik

Modul ajar yang tersusun rapi dan sistematis akan memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar
  • Memberikan arah dan struktur yang jelas bagi guru dan siswa
  • Mempermudah guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa
  • Meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran
  • Menjaga kelestarian bahasa dan budaya daerah sejak dini

Membuat Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka memerlukan pemahaman terhadap struktur modul, capaian pembelajaran, serta karakteristik siswa.

Modul ini menjadi alat bantu penting dalam menyampaikan nilai-nilai budaya Jawa sekaligus membangun kemampuan literasi anak secara kontekstual.

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, Bahasa Jawa dapat diajarkan dengan cara yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.

Guru sebagai fasilitator pembelajaran diharapkan dapat terus mengembangkan modul ajar yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi warisan bangsa.

Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Terima kasih atas partisipasinya, semoga menjadi keberkahan bagi kami dan Anda semua.

Modul Ajar Terkait
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 12 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 12 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 9 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 9 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 8 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 8 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 7 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 7 SMP/MTs