Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Deep Learning

modulajarku.com – Bayangkan sebuah kelas Bahasa Indonesia di hari Senin pagi. Siswa yang biasanya lesu, kali ini penuh semangat. Mereka tidak hanya membaca teks, tapi membedah makna, mencari pesan moral, lalu membuat karya mereka sendiri. Guru tidak lagi menjadi pusat informasi tunggal, melainkan fasilitator yang memandu proses eksplorasi.

Inilah kekuatan Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9 berbasis Deep Learning di Kurikulum Merdeka. Bukan sekadar hafalan, melainkan proses memahami bahasa secara mendalam, kreatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Download Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Deep Learning

Untuk mendapatkan modul ajar Bahasa Indonesia Deep Learning Kelas 9 SMP fase D, silahkan unduh melalui tautan di bawah ini!

Dapatkan juga: Perangkat Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Sesuai CP 2025/2026

Apa Itu Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9 Deep Learning?

Modul ajar adalah dokumen panduan yang memuat tujuan, langkah pembelajaran, dan alat evaluasi. Pada Kelas 9 SMP/MTs, modul ajar Deep Learning memadukan pendekatan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) dengan teknologi dan konteks nyata.

Deep Learning di sini berarti siswa tidak hanya tahu arti sebuah kata atau struktur teks, tetapi juga mengerti makna, menganalisis hubungan, dan mampu menciptakan karya baru berdasarkan pengetahuan tersebut.

Komponen Penting Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 9

1. Tujuan Pembelajaran

Disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) Fase D:

  • Menganalisis teks ulasan, editorial, dan cerita sejarah.
  • Menulis teks eksposisi dan argumentasi dengan struktur yang benar.
  • Berbicara di forum diskusi dengan bahasa efektif.

2. Materi Ajar

Materi yang dipelajari meliputi:

  • Teks ulasan karya sastra.
  • Teks editorial dan opini.
  • Teks cerita sejarah.
  • Teks eksposisi dan argumentasi.

3. Strategi Deep Learning

Metode yang digunakan mendorong:

  • Analisis mendalam terhadap isi dan struktur teks.
  • Koneksi antara teks dengan isu aktual.
  • Penciptaan teks baru yang relevan dengan konteks sosial.

4. Penilaian Autentik

Meliputi:

  • Penilaian proyek penulisan teks.
  • Penilaian presentasi ide.
  • Penilaian keaktifan dalam diskusi kelas.

Langkah Menyusun Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 9

1. Analisis Capaian Pembelajaran

Pelajari dokumen CP Bahasa Indonesia Fase D untuk mengetahui kompetensi yang harus dicapai siswa.

2. Rancang Aktivitas yang Menantang

Gunakan metode project-based learning dan problem-based learning:

  • Minta siswa membuat teks editorial tentang isu lingkungan.
  • Ajak siswa mengulas buku atau film yang relevan dengan topik pembelajaran.

3. Integrasi Teknologi Deep Learning

Manfaatkan:

  • Aplikasi AI untuk mengoreksi tata bahasa.
  • Platform diskusi daring seperti Padlet.
  • Google Docs untuk kolaborasi menulis.

4. Literasi Digital

Ajarkan siswa memverifikasi sumber informasi sebelum digunakan.

Contoh Penerapan Modul Ajar Deep Learning

Tema: Menganalisis dan Menulis Teks Editorial

Tujuan: Siswa mampu menulis teks editorial tentang isu sosial di lingkungan mereka.
Langkah:

  1. Membaca contoh teks editorial dari media terpercaya.
  2. Diskusi kelompok tentang topik yang relevan.
  3. Menulis teks editorial secara berkelompok.
  4. Presentasi dan sesi tanya jawab.

Penilaian:

  • Ketepatan struktur teks.
  • Kedalaman analisis.
  • Kekuatan argumen.

Manfaat Modul Ajar Deep Learning untuk Siswa dan Guru

  • Guru memiliki pedoman jelas dan fleksibel.
  • Siswa lebih aktif, kreatif, dan terlatih berpikir kritis.
  • Pembelajaran lebih relevan dengan dunia nyata.

Tips Mengoptimalkan Modul Ajar

  1. Gunakan contoh teks dari peristiwa terkini.
  2. Berikan ruang untuk diskusi terbuka.
  3. Kombinasikan kegiatan individu dan kelompok.
  4. Lakukan evaluasi formatif secara rutin.

Integrasi Profil Pelajar Pancasila

Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan ini mendukung:

  • Bernalar kritis.
  • Kreatif.
  • Berkebinekaan global.
  • Gotong royong.

FAQ

Apakah Deep Learning selalu melibatkan teknologi?

Tidak selalu. Deep Learning lebih pada pendekatan berpikir mendalam, meski teknologi bisa menjadi pendukung efektif.

Apakah modul ini bisa digunakan di sekolah dengan fasilitas terbatas?

Bisa. Guru bisa menyesuaikan media dan strategi sesuai kondisi.

Bagaimana mengukur keberhasilan penerapan modul ini?

Gunakan penilaian autentik yang mengukur proses dan hasil, bukan hanya skor akhir.

Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Terima kasih atas partisipasinya, semoga menjadi keberkahan bagi kami dan Anda semua.

Modul Ajar Terkait
Modul Ajar Seni Rupa Kelas 12 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 12 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 11 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 10 SMA/MA

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 9 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 9 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 8 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 8 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 7 SMP/MTs

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 7 SMP/MTs