modulajarku.com – Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka menjadi salah satu instrumen penting dalam proses pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara utuh.
Kurikulum Merdeka yang diterapkan secara nasional menekankan pada pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berdiferensiasi.
Untuk itu, peran modul ajar sangat vital dalam mendukung pelaksanaan kurikulum ini secara optimal, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang memiliki fungsi strategis dalam membentuk kemampuan literasi siswa sejak dini.
Artikel ini menyajikan pembahasan lengkap mengenai struktur, isi, serta penerapan modul ajar Bahasa Indonesia untuk kelas 5 SD berdasarkan prinsip Kurikulum Merdeka. Selain itu, akan dibahas juga tips praktis bagi guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan modul tersebut di kelas.
Modul Ajar Bahasa Indonesia untuk Kelas 5 di bawah ini terdiri dari Bab 1 sampai 8 yang mencakup semester 1 dan 2. Silahkan unduh melalui tautan yang disediakan:
Dapatkan juga: Perangkat Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Sesuai CP 2025/2026
Modul ajar adalah perangkat ajar yang disusun secara sistematis sebagai panduan pembelajaran, baik bagi guru maupun siswa, agar proses belajar mengajar dapat berjalan terarah dan terukur.
Modul ajar pada Kurikulum Merdeka tidak bersifat kaku, melainkan fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan kondisi satuan pendidikan.
Modul ajar berbeda dengan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) pada kurikulum sebelumnya. Modul ajar menggabungkan berbagai elemen penting seperti tujuan pembelajaran, langkah-langkah kegiatan, media dan alat ajar, serta asesmen.
Dengan pendekatan yang lebih menyeluruh, guru diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna dan membangkitkan semangat belajar siswa.
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka umumnya mencakup beberapa komponen utama, antara lain:
Berisi informasi dasar seperti nama satuan pendidikan, kelas/tingkat, tema/topik pembelajaran, dan durasi waktu pelaksanaan.
Menjabarkan kompetensi yang ingin dicapai siswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Tujuan disusun secara spesifik dan mengacu pada capaian pembelajaran (CP) dalam Kurikulum Merdeka.
Modul ajar mencantumkan nilai-nilai karakter yang ingin dibangun selama proses pembelajaran berlangsung, seperti gotong royong, bernalar kritis, dan mandiri.
Berisi pernyataan reflektif yang membantu guru menyusun kegiatan pembelajaran yang relevan dan kontekstual, mendorong siswa untuk memahami materi secara mendalam.
Pertanyaan yang dirancang untuk memicu rasa ingin tahu siswa dan mendorong diskusi atau eksplorasi lebih lanjut.
Merupakan inti dari modul yang menjabarkan langkah-langkah kegiatan dari awal hingga akhir pembelajaran. Kegiatan ini dirancang sesuai dengan prinsip diferensiasi dan pembelajaran aktif.
Berisi strategi penilaian yang digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran. Asesmen dapat berupa formatif atau sumatif, dan mencakup asesmen kognitif, afektif, serta psikomotorik.
Menunjukkan langkah-langkah yang perlu dilakukan guru untuk mengakomodasi siswa yang telah mencapai atau belum mencapai tujuan pembelajaran.
Berisi bahan ajar tambahan seperti lembar kerja siswa, rubrik penilaian, dan media pembelajaran yang mendukung proses belajar.
Modul ajar untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 5 SD memiliki beberapa karakteristik khusus:
Tujuan Pembelajaran:
Siswa mampu mengidentifikasi unsur cerita rakyat dan menyampaikan kembali isi cerita secara lisan dan tulisan.
Kegiatan Inti:
Asesmen:
Penilaian dilakukan melalui rubrik presentasi, hasil tulisan siswa, dan keaktifan dalam diskusi.
Pengayaan:
Siswa yang lebih cepat memahami diberi tugas untuk mencari cerita rakyat lain dan membuat komik digital.
Remedial:
Siswa yang mengalami kesulitan akan dibimbing membaca ulang teks dan berdiskusi dalam kelompok kecil.
Berikut beberapa saran bagi guru dalam menyusun modul ajar secara mandiri:
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka merupakan perangkat penting yang mendukung implementasi pembelajaran yang bermakna dan fleksibel.
Modul ini tidak hanya menjadi panduan teknis bagi guru, tetapi juga menjadi jembatan bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi bahasa, literasi, dan karakter.
Penyusunan modul yang tepat, kreatif, dan kontekstual akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Untuk guru dan pendidik, penting untuk terus memperbarui dan menyesuaikan modul ajar dengan dinamika peserta didik dan lingkungan belajar.
Dengan demikian, tujuan dari Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada kemandirian dan karakter siswa dapat tercapai secara optimal.
Jika anda merasa mendapatkan manfaat, jadilah aliran rezeki dengan berdonasi untuk kemajuan website ini, silahkan kirimkan ke:

Terima kasih atas partisipasinya, semoga menjadi keberkahan bagi kami dan Anda semua.